MANTAN KOMANDAN BANSER SEKALIGUS PENGASUH PP. DARUSSALAM PADAR KUNJUNGI AMLAM

Tidak diduga Pengasuh Pesantren Darussalam Padar KH. Muhyiddin Ma’sum, MH. kunjungi Amlam, setelah rentetan agenda tamu pesantren para Kiai dari Jawa Barat dan Banten.

Kali ini tanpa direncanakan Kiai Muhyiddin salah satu tokoh muda berpengaruh di Nahdhatul Ulama’ Jombang menyempatkan diri silaturahim dengan Bu nyai menemu Gus Fah Pimpinan Pesantren Wisata Amlam. Tampak serasi menggunakan kemeja putih Kiai Muh dan Bu Nyai, tersenyum lebar memasuki Ndalem kasepuhan Pesantren Modern Amatussalam.

Meski sebelumnya para dua tokoh muda ini sudah bertemu di kediaman Mantan Bupati Jombang Bapak Drs. Ali Fikri berdiskusi terkait program akselerasi Al-Qur’an di masa depan dan terkait kekeluargaan anggota Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM), obrolan di “Mbaleh Kasepuhan” (sebutan ruang tamu Bapak Pengasuh), tetap asik, santai dan tajam, “Beliau Kiai Top, saya sudah lama mendengar nama beliau, maka tidak mungkin beliau bukan Kiai Khos, karena beliau adalah satu-satunya tamu yang saya beri hadiah dari dalam kamar pribadi saya, juga kejadian pengalaman Ruhani beliau hampir sama dengan apa yang saya alami selama ini” jelas Gus Fah mendeskripsikan kekaguman dan kedekatan kepada Kiai Muhyiddin.Selain sebagai Komandan Banser se-Jombang, beliau juga sebagi ahli di Al-Qur’an, ternyata beliau juga paman dari KH. Fathoni Dimyathy Mojogeneng, senior dan sahabat Gus Fah di Damaskus, keduanya adalah pakar Al-Qur’an yang mu’tabar di Jawa Timur, beliau berdua menjadi rujukan para Ulama’ Al-Qur’an bahkan hingga luar negeri, sebut saja buku Gus Thoni yang sampai hari ini diterbitkan secara resmi di percetakan di Damaskus. Dalam kesempatan berharga ini Kiai Muh menghadiahkan buku konsep menguasai Al-Qur’an dengan hafal bacaan dan tulisan sekaligus kepada pimpinan Amlam.

Ini menjadi sejarah baru bagi Amlam, dalam penguatan Al-Qur’an di Amlam, dari segi sanad, metodologi, konsep dan juga target pembelajaran, Gus Fah mengajak Kiai Muh untuk bergandengan tangan dalam berjuang dan membangun ummat ini, secara keilmuan, kemanfaatan dan kesejahteraan, dalam waktu yang sama Kiai Muh bersedia untuk menjadi Tim Pembina Al-Qur’an seluruh santri di Bumi Amlam yang sangat kita cintai bersama. Kiai Muh juga berjanji akan segera mengadakan apel siaga pasukan Banser Jombang di lapangan Amlam, untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan Pesantren, juga menjadi momen silaturahim antar kaum muslimin di Jombang.Firasat Bu Nyai benar, ternyata beliau bertemu dengan keluarga besar beliau, Bu Nyai berasal dan Ngelom Sepanjang yang bersambung darah dengan Mas Kumambang Gresik Sambungan keluarga dari Gus Fah, “ternyata ketemu bolo Dewe Gus!” Tutur Bu Nyai Durroh. Semoga kedatangan Kiai Muh dan Bu Nyai membawa keberkahan pada keberlangsungan pendidikan dan pengkaderan ummat di kedua pesantren yang beliau asuh, sehingga mendatangkan maslahat yang maksimal bagi ummat Islam di Indonesia. Amin.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.